Dear rekan-rekan.. Ini adalah strategi kedua untuk mendapatkan lahan, tentunya tanpa modal. Pada strategi sebelumnya kita mencoba menawarkan kerjasama dengan pembayaran per-akad kredit dan bagi hasil / profit di akhir proyek. Mungkin ada diantara rekan-rekan yang bertanya, “Bagaimana kalau pemilik lahan tidak mau..? Karena pemilik lahan tidak ingin terlibat dalam untung rugi bisnis ini. Dia maunya yang pasti-pasti aja...!!”. Oke, sekarang mari kita coba dengan strategi yang lain :
2. Mark-Up Harga Dengan Pembayaran Tunda
Seperti yang anda katakan, pemilik lahan hanya mau dengan yang pasti, bukan dengan bagi hasil dari nilai profit yang masih dalam perkiraan (tidak pasti). Bagaimana kalau proyek itu nantinya telat..? Bagaimana kalau tidak laku..?? Mungkin pertanyaan-pertanyaan itu yang menghantui si pemilik lahan.
Sebelumnya kita harus maklum, tidak semua orang suka “berjudi” dalam dunia bisnis. Ada banyak manusia yang lebih senang kepada sesuatu yang pasti walaupun nilainya lebih kecil. Lihat saja, tidak semua orang memilih jalan hidup sebagai entrepreneur, banyak yang lebih enak menjadi karyawan / pegawai, karena angka yang mereka dapatkan di awal bulan sudah bisa dipastikan. Mungkin si pemilik lahan termasuk type manusia seperti ini.
Nah, bila ternyata dia termasuk type manusia “aman”, tentunya sulit bagi kita untuk merubah pola fikirnya, daripada nantinya proyek yang kita rencanakan gagal, jangan sekali-kali memaksakan ide anda kepadanya, tapi ikuti saja alur pemikirannya dan tawarkan ide berikut :