Showing posts with label Berita Properti. Show all posts
Showing posts with label Berita Properti. Show all posts

Friday, 22 November 2013

Kenapa Bunga KPR Rumah Second Lebih Tinggi?

Selama ini, di banyak bank, nilai transaksi rumah bekas tidak sebesar transaksi rumah baru karena mungkin pasokan rumah bekas yang terbatas, tidak sebanyak rumah baru, dan kalah promosi dari rumah baru yang lebih gencar dilakukan oleh developer.
Akan tetapi, ini yang perlu digarisbawahi dengan tebal, bahwa jual beli di rumah bekas memiliki profil risiko yang tidak kecil bagi bank. Kejadian risiko kredit dan risiko fraud cukup tinggi terjadi di transaksi rumah bekas.
Itu sebabnya mengapa banyak bank menerapkan aturan kredit rumah yang lebih ketat dan bunga yang lebih tinggi di rumah bekas dibandingkan rumah baru. Bunga adalah premi risiko. Jadi, kalau bunga lebih tinggi itu cerminan tingkat risiko yang lebih besar yang dihadapi oleh bank selama ini.

Kenapa Kredit Rumah Bekas Lebih Berisiko

Dilarang KPR Indent...!

Tahun ini, perbankan dan pengusaha properti tidak bisa tidur nyenyak seperti tahun lalu. Belum selesai beradaptasi dengan aturan LTV yang ketat, mereka kembali harus menghadapi larangan Bank Indonesia (BI) soal KPR indent untuk pembelian rumah kedua dan seterusnya.
Larangan KPR indent untuk rumah kedua tercantum dalam SE BI No. 15/40/DKMP (24/09/2013) poin IV.F.2 yang berbunyi “Bank hanya dapat memberikan fasilitas KPP atau KPP iB jika Properti yang dijadikan agunan telah tersedia secara utuh, yaitu telah terlihat wujud fisiknya sesuai yang diperjanjikan dan siap diserahterimakan. Kecuali, fasilitas KPP atau KPP iB merupakan fasilitas KPP atau KPP iB pertama bagi debitur atau nasabah dari seluruh fasilitas yang diterima baik di Bank yang sama maupun Bank lainnya
Bisa dipastikan larangan ini akan memangkas penjualan rumah baru di developer, yang ujungnya menurunkan angka penyaluran kredit rumah oleh bank. Mayoritas penjualan rumah baru di developer, terutama developer besar, dibiayai oleh bank dengan KPR rumah indent.

Wednesday, 12 December 2012

Pasar Properti 2013 Masih Booming

Kepala Divisi KPR dan Morgage Bank Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB) Fermiyanti mengatakan, pihaknya tetap optimistis dengan pasar properti Indonesia yang jauh dari kondisi ke arah penggelembungan (bubble). Dengan kondisi yang ada saat ini, ia bahkan memprediksi pasar perumahan masih akan booming hingga 2013 mendatang.
"Kami tidak khawatir dengan tingginya pertumbuhan KPR, sebab hingga saat ini NPL masih dibawah 3,5 %. Kami juga tidak melihat adanya potensi bubble pada bisnis perumahan," ujarnya kepada Kompas.com di Jakarta, Senin (3/12/2012).
Fermiyanti mengaku optimistis, pasar perumahan pada 2013 nanti masih akan booming menyusul sinyal dari Bank Indonesia yang mempertahankan bunga acuan (BI Rate) pada level 5,75 %, termasuk di wilayah bisnisnya, yaitu Jawa Barat. Menurut dia, wilayah yang memiliki potensi tinggi bisnis properti di Jawa Barat saat ini meliputi di Bekasi, Karawang dan Purwakarta.

Industri Properti Bakal Tumbuh 20%

Industri properti diperkirakan bakal mengalami pertumbuhan 15%-20% di tahun 2013.
Direktur Utama PT Graha Abadi Sentosa, Adib Aji Putra, menyampaikan dari hasil Rakernas Real Estate Indonesia (REI) disampaikan lokomotif pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2013 adalah sektor properti.
“Jika sektor properti tumbuh, maka akan ada 175 industri lain yang ikut tumbuh,” kata Adib, kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (12/12/2012).

Tuesday, 23 October 2012

Pemerintah Dorong Developer Properti

Sektor properti yang terus berkembang, diharapkan mampu menyelaraskan dengan tingginya kebutuhan rumah murah untuk masayarakat menengah ke bawah. Pemerintah saat ini juga tengah mendorong developer properti untuk mendukung program pengembangan perumahan masyarakat miskin, yang layak huni dan harga terjangkau.

"Saya harap pengembang mau memikirkan perumahan untuk kelas bawah," ungkap Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, saat membuka pameran industri property BNI-REI Expo, di Jakarta, akhir pekan lalu (20/10).

Mengacu pada data Bank Indonesia (BI), harga properti hunian sepanjang kuartal kedua 2012 kian menanjak. Bahkan, akselerasi harga terjadi pada keseluruhan tipe rumah, yakni naik 3,68 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).

RPP Perumahan Dorong Pembangunan Rusun

"Kami berharap RPP dapat mendorong pembangunan rusun karena investasinya cukup besar," kata Deputi Bidang Perumahan Formal Kemenpera, Pangihutan Marpaung, dalam siaran pers Kemenpera yang diterima di Yogyakarta, Minggu (21/10/2012).

Menurut Pangihutan, RPP untuk mendorong pembangunan rusun tersebut jangan dicemaskan akan terjadi overheating karena kebutuhan perumahan sangat tinggi terutama di kota-kota besar di Indonesia. Ia juga menuturkan, substansi yang terdapat dalam RPP terkait rusun tersebut akan mewajibkan para pengembang untuk membangun rumah susun umum 20 persen dari luas lantai. Selain itu, lanjut dia, UU No 20/2011 itu juga mengamanatkan tidak diperkenankan menjual gambar.

Tuesday, 11 September 2012

2014, Properti Indonesia Menjadi Bintang

Pada 2014 sektor properti di Indonesia diperkirakan akan menjadi bintang di Asia Pasifik meskipun siklusnya mulai melambat. Pada tahun tersebut sejumlah proyek infrastruktur telah berjalan, bahkan sebagian sudah membuahkan hasil.
"Walaupun pada 2014 siklusnya mulai melambat, ada momen pemilihan presiden, dan mungkin pasar di negara Asia Pasifik lainnya mulai rebound, properti Indonesia akan menjadi bintang di regional tersebut," kata Sekretaris Jenderal Federasi Real Estate Internasional (FIABCI), Rusmin Lawin, di Jakarta, Senin (3/9/2012).
Perkembangan proyek-proyek infrastruktur, kata Rusmin, akan membawa dampak positif terhadap sektor properti atau real estate di Indonesia. Hal tersebut karena pengembangan suatu kawasan maupun permukiman akan turut terpacu.

Tuesday, 4 September 2012

Pemerintah Siapkan 250 Ribu Rumah Murah

Pemerintah berencana membangun 250 ribu unit rumah murah, untuk PNS sebanyak 150 ribu unit dan untuk buruh atau pekerja sebanyak 100 ribu unit. Pembangunan dilakukan 2013.
Pembangunan Rumah Tapak Murah yang didukung Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan PSU Kawasan Perumahan dan Pemukiman membutuhkan anggaran Rp7,5 triliun. Anggaran tersebut terdiri dari alokasi anggaran untuk FLPP Rp5,94 triliun dan PSU Kawasan Perumahan dan Permukiman Rp1,56 triliun.
Menurut Menteri Keuangan Agus Martowardojo, anggaran tersebut masih belum dapat dialokasikan karena masih banyaknya kendala yang ditemui di lapangan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Thursday, 9 August 2012

Harga Properti di Jakarta Naik Hingga 28,5% Pertahun

Jakarta mencatat kenaikan harga sebesar 28,5 persen (year on year), menempati peringkat kedua tertinggi untuk perumahan dan kondominium (properti) mewah di dunia. Demikian hasil riset yang dipaparkan Knight Frank Prime Global Cities Index pada kuartal kedua 2012.
Dalam riset tersebut dipaparkan, Bangkok dan Jakarta tercatat menunjukkan kinerja performa kenaikan harga terbaik dalam 12 bulan terakhir, masing-masing sebesar 28,8 persen dan 28,5 persen. Adapun harga properti mewah global dari 27 kota di dunia yang disurvei hanya mengalami kenaikan rata-rata sebesar 1,4 persen pada kuartal kedua tahun ini, yang merupakan pertumbuhan per kuartal terbesar sejak kuartal keempat pada 2010.

Tuesday, 7 August 2012

Property Thailand, Terpopuler di Asia

Thailand tetap menjadi tujuan paling popular di Asia untuk pembeli dan investor properti dari mancanegara, dengan peningkatan tajam dalam tingkat suku bunga yang terlihat selama bulan Juli 2012.
Dalam tabel "Top of the Props" bulanan untuk negara yang paling dicari di TheMoveChannel.com, website properti di luar negeri, Thailand berada di peringkat ke-13 negara terpopuler atau naik enam peringkat dari bulan sebelumnya.
Dan Johnson, Direktur TheMoveChannel.com mengatakan kepada DDProperty, "Ketika krisis kredit pertama, investor properti mulai menahan diri terhadap situasi pasar. Krisis politik yang melanda Thailand antara 2008-2010 memperburuk efek ini, yang berarti bahwa meningkatnya bunga pada properti Thailand selama periode tersebut membuat keadaan menjadi sulit."
Thailand telah berada pada situasi di mana banyak pembeli dan investor properti dari mancanegara kembali setelah kondisi politik stabil dan fundamental ekonomi menguat.
Johnson menambahkan, "Sejak 2010 jangka waktu yang relatif stabil telah terjadi, yang telah membantu membangun selera investor untuk memiliki properti dengan nilai besar, pedesaan yang menakjubkan, pantai yang spektakuler, dan masakan yang lezat."

Sunday, 5 August 2012

Hunian Nyaman di Kota Idaman Banjarbaru

Green Paradise Banjarbaru Kalsel
“Luar biasa, saya telah berkeliling menyuplai material ke berbagai perumahan, namun belum ada yang bangunannya serapi dan sehalus disini”, kata H. Ahmad, seorang supplier material mengagumi kualitas bangunan di Green Paradise. Lain H. Ahmad lain lagi Ibu Zainab. Dosen pada sebuah perguruan tinggi di Banjarbaru, setelah memutuskan membeli tipe Emerald Green, malah mengajak saudara dan orang-orang dekatnya untuk ikut membeli, akhirnya 5 unit rumah mereka beli. Tentunya setelah melihat kualitas dan kepuasan yang diberikan Green Paradise. Padahal, dia sudah memiliki rumah yang sekarang ditempatinya. “Rumah yang sekarang kami tempati akan kami jual”, katanya, menurutnya tinggal di Green Paradise akan lebih nyaman dibanding rumahnya yang lama. Karena bila rumah dekat pusat kota biasanya udaranya kurang sehat, tidak demikian halnya di Green Paradise. Selain kawasannya masih asri, lokasinya tidak jauh dari agrowisata dan hutan pinus, sebagai paru-paru Banjarbaru. So pasti, udara yang dihirup setiap hari di Green Paradise adalah udara sehat yang bersih dan aman dari polusi. 

Lokasi Sangat Strategis

Friday, 27 July 2012

Kredit Rumah Bisa Sampai 20 Tahun..!!

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) menyatakan akan memperpanjang angsuran KPR skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari 15 tahun menjadi 20 tahun. Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan penyerapan rumah subsidi. 
"Saya sudah menyetujui angsuran sampai 20 tahun, tetapi sedang diatur dengan bank. Nanti bisa saja modalnya tidak dengan komposisi 50:50 lagi, tetapi bisa 70:30. Kita akan tetap bantu bank," kata Menpera Djan Faridz ketika ditemui usai penandatanganan kerjasama penyediaan rumah untuk MBR dengan Pemerintah Kota Palembang, di Jakarta, Rabu (25/7/2012).

Wednesday, 11 July 2012

REI Diminta Prioritaskan Rumah Murah

JAKARTA - Semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat akan rumah telah mendorong peningkatan peran sektor swasta. Itu pula sebabnya Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) semakin getol menggandeng para pengembang yang tergabung dalam asosiasi Real Estat Indonesia (REI) agar bisa lebih banyak membangun rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Saturday, 23 June 2012

Muslimat NU Ikut Program Rumah Swadaya

Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz meminta para ibu-ibu yang tergabung dalam Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) untuk pro aktif dalam membantu Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) untuk turut mendata dan mendaftarkan rumah yang tidak layak huni yang terdapat disekitarnya. Untuk itu, dalam waktu dekat Kemenpera akan melakukan pelatihan bagi anggota Muslimat NU terkait program perumahan swadaya tersebut.
“Saya berharap ibu-ibu Muslimat NU bisa ikut membantu para tetangga dan masyarakat di sekitarnya yang hidup di bawah garis kemiskinan melalui program perumahan swadaya Kemenpera,” ujar Menpera dalam siaran persnya Jum'at (22/6/2012).

Tuesday, 12 June 2012

Kaji Ulang Kebijakan 20% Apartemen Untuk Warga Miskin

Wakil Ketua Real Estate Indonesia (REI) Jatim, Nurul Haqi mengatakan, bila UU 20% unit apartemen untuk warga miskin sudah diberlakukan, maka pihak pengembang apartemen tidak bisa berbuat apa-apa. Ketentuan pemerintah itu tetap harus diwujudkannya. “Kalau sudah didok dan dibelakukan ya mau bagaimana lagi. Secara otomatis semua pengembang apartemen wajib mengikutinya. Tidak boleh tidak. Ini wajib semua,” ujar Haqi.
Tentang di posisi mana lokasi 20% unit kamar bagi gakin di sebuah apartemen tersebut, apakah menempel di bangunan induk apartemen atau di sisi samping apartemen belum ada PP yang mengaturnya. Dengan demikian pihak pengembang belum bisa berandai-andai dalam menyediakan 20% unit kamar bagi warga miskin tersebut.

2013, 20% Apartemen Untuk Warga Miskin

Semua apartemen mulai tahun depan wajib menyediakan kamar atau unit untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) atau warga miskin (gakin). Tidak tanggung-tanggung, unit yang wajib disediakan pengusaha apartemen 20% dari jumlah total unit. Artinya, bila satu apartemen ada 100 unit, maka yang 20 unit harus diperuntukan bagi MBR.
Ketentuan itu sudah dituangkan pemerintah dalam Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan permukiman. Ketentuan ini paling lambat akan diberlakukan pemerintah dua tahun setelah UU ini terbit atau mulai 2013 mendatang.
”Ini ketentuan pemerintah yang sudah tidak bisa diganggu gugat. Siapa pun pengembangnya, nantinya wajib menyediakan 20% unit bagi gakin,” ungkap Simon Lekatompessy, Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Minggu (10/6).

Friday, 25 May 2012

Rumah Untuk PNS Gol. I dan II di Kotabaru

Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, akan memprioritaskan pegawai negeri sipil golongan I dan II untuk mendapatkan rumah di komplek perumahan PNS di Sebelimbingan, Kotabaru. Pemkab mengakui sudah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Perumahan Rakyat di Jakarta tentang pembangunan perumahan bagi PNS sebanyak 6.000 unit.
"PNS golongan I dan II yang kami utamakan untuk mendapatkan rumah program dari Kementerian Perumahan Rakyat," kata Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani, Kamis (24/5/2012).

Tuesday, 15 May 2012

Pasar Properti 2012 Diprediksi Tumbuh 12%

Meski isu kenaikan BBM sempat membuat resah masyarakat, tingkat penjualan sektor properti di Indonesia diperkirakan mampu tumbuh hingga 12% pada 2012 ini. Demikian diungkapkan oleh pengamat property Timoticin Kwanda.
“Pasar properti pasti akan dipengaruhi regional. Namun isu krisis ekonomi di Indonesia tidak seperti di Amerika Serikat dan Eropa yang belum terselesaikan dan masih penuh ketidakpastian.. Demand juga cukup bagus. Bahkan fokus investor kini tertuju ke Asia Tenggara,” katanya saat ditemui wartawan Surabaya Post, kemarin (13/5). Timoticin memprediksi, pasar properti akan masih akan berkembang hingga 2014. Bahkan pertumbuhan pasar tahun ini bisa mencapai 10-12%. Hanya saja, pertumbuhan di tahun 2012 ini mungkin tidak akan secepat di tahun lalu, namun ia tetap optimis, ada peningkatan

Sunday, 13 May 2012

3 Siklus Pebisnis Properti Berdasarkan Usia

Para pebisnis properti selalu mencari jenis keuntungan dan risiko berbeda pada tahapan usia yang berbeda pula. Siklus kehidupan mereka cenderung menggambarkan perubahan dalam hal tingkah laku, pilihan investasi, strategi investasi dan tingkat risiko seiring bertambahnya usia.
Pengamat properti Panangian Simanungkalit dalam bukunya "Rahasia Menjadi Miliarder Properti" mengungkapkan, ada tiga rentang usia yang menentukan siklus seorang pebisnis properti. Mereka adalah pebisnis muda di rentang usia 25-39 tahun, pebisnis paruh baya di usia 40-55 tahun, serta pebisnis di usia lanjut, yaitu 55 tahun ke atas. Berikut penjelasannya :

Tuesday, 8 May 2012

Mulai 15 Juni 2012, DP KPR 30%

Berdasarkan survei pada 2006, BI menemukan semakin besar tipe rumah maka ketergantungan kepada kredit semakin kecil. Tiga faktor yang paling mempengaruhi masyarakat dalam mengajukan kredit properti adalah tingkat suku bunga yang mempengaruhi jumlah angsuran kemudian pendapatan masyarakat dan yang ketiga adalah besarnya uang muka," kata Yunita, Peneliti Eksekutif Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan Bank Indonesia.
Terkait ketentuan Surat Edaran Bank Indonesia No.14/10/DPNP tanggal 15 Maret 2012 tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan Pemberian Kredit Pemilikan Rumah dan Kredit Kendaraan Bermotor yang mewajibkan dp 30% untuk KPR, Yunita mengatakan hal itu bertujuan untuk memberikan hal positif baik kepada bank maupun masyarakat.

Mau berlangganan artikel kami? Daftarkan email Anda

Delivered by FeedBurner

Green Paradise, Hunian Nyaman di Kota Idaman Banjarbaru. Lokasi paling dekat dengan pusat kota Banjarbaru. Desain Mewah, Elegan dan Berkelas. Bangunan Halus, Rapi dan Berkualitas. Informasi : (Call) 0853 48 262626, 0511 731 2626 atau (SMS) 0811 508 626. Green Paradise, Hunian Nyaman di Kota Idaman Banjarbaru. Lokasi paling dekat dengan pusat kota Banjarbaru. Desain Mewah, Elegan dan Berkelas. Bangunan Halus, Rapi dan Berkualitas. Informasi : (Call) 0853 48 262626, 0511 731 2626 atau (SMS) 0811 508 626. Green Paradise, Hunian Nyaman di Kota Idaman Banjarbaru. Lokasi paling dekat dengan pusat kota Banjarbaru. Desain Mewah, Elegan dan Berkelas. Bangunan Halus, Rapi dan Berkualitas. Informasi : (Call) 0853 48 262626, 0511 731 2626 atau (SMS) 0811 508 626