Showing posts with label Kredit Bank. Show all posts
Showing posts with label Kredit Bank. Show all posts

Sunday, 17 November 2013

Rumah Gratis, Mau...?

Dapat Rumah Gratis, Mau...?
rumah gratisMungkinkah saya mendapatkan rumah dengan gratis...? Mungkin saja, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, termasuk mendapatkan rumah dengan gratis.
Jadi bisa dapat rumah gratis...? Bisa saja, asal Anda tahu caranya bagaimana mendapatkan rumah dengan gratis...
Gimana caranya mendapatkan rumah dengan gratis...? Hmm... Ini dia poin utama postingan kali ini, “Bagaimana caranya mendapatkan rumah dengan gratis?”. Oke, baiklah... Mari kita simak bersama...

Thursday, 11 October 2012

Program Promosi KPR Akhir Tahun

Sejumlah bank beramai-ramai menggelar program promosi kredit pemilikan rumah (KPR) berbunga rendah menjelang akhir tahun ini.
Promosi tersebut di antaranya ditujukan untuk mengejar target KPR yang dikhawatirkan meleset akibat pemberlakuan aturan rasio maksimal kredit terhadap nilai aset (loan to value/LTV) untuk KPR.
Vice President Consumer and Retail Lending BNI Indrastomo Nugroho mengatakan, pihaknya telah memulai masa promosi program KPR BNI Griya Lebih Ringan 8% Fixed selama lima tahun.
Program yang berjalan sejak awal Oktober 2012 hingga akhir Desember 2012 tersebut diharap dapat menggenjot target tahun ini.

Saturday, 15 September 2012

Tips Memilih Bank Pemberi KPR

Kali ini, ijinkan kami berbagi Tips Memilih Bank Pemberi KPR. Kenapa harus ada tips ini..? Karena Bank yang memberikan fasilitas kredit rumah atau Kredit Pemilikian Rumah (KPR) sangat banyak. Namun, belum tentu semua Bank dapat memberikan KPR sesuai kebutuhan Anda. Salah-salah, Anda malah terbebankan dengan hutang yang mencekik. Jadi kita harus cerdas dalam menentukan pilihan, ke bank mana mengajukan permohonan KPR
Walaupun tips ini ditujukan bagi Anda yang ingin memiliki rumah dengan fasilitas KPR bank, namun tidak ada salahnya Anda yang ingin membeli cash juga membaca artikel ini. Siapa tahu kelak bermanfaat, setidaknya sebagai referensi saat ada teman atau keluarga Anda mau membeli rumah via KPR bank
Oke, berikut ini Tips Memilih Bank Pemberi KPR yang kami sadur dari http://www.conectique.com, tentunya setelah mengalami tahapan pengeditan : 

Tuesday, 11 September 2012

Program BII KPR Floating Rate

PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) meluncurkan program kredit pemilikan rumah (KPR) "BII KPR Floating Rate". Dalam siaran persnya di Jakarta disebutkan, "BII KPR Floating Rate" adalah program KPR yang memungkinkan nasabah mendapatkan suku bungafloating terendah, yakni BI Rate + 3,5%, sejak pencairan kredit hingga jangka waktu kredit berakhir.
Peluncuran program ini dilakukan secara simbolis oleh Direktur Perbankan Konsumer BII Stephen Liestyo di Jakarta, Jumat (7/9/2012) lalu. BII menawarkan program ini kepada masyarakat hingga Desember 2012 mendatang.
Logo BII
“Sebagai salah satu bank yang memiliki produk dan program di bidang KPR, kami kembali melakukan inovasi melalui BII KPR Floating Rate,” kata Stephen.

Monday, 18 June 2012

4 Cara Menaikkan Appraisal Rumah

Menaikan appraisal rumah sebangun pengertiannya dengan menaikkan nilai harga sebuah rumah. Dalam bahasa perbankan, appraisal rumah digunakan sebagai dasar memutuskan besarnya jumlah pembiayaan kredit terhadap rumah yang dijadikan jaminan. Untuk jenis fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) nilai pembiayaan untuk bangunan baru, maksimalnya bisa mencapai 90% dari nilai appraisal-nya. Dari sisi pemiliknya, semakin tinggi nilai appraisal sebuah bangunan rumah, semakin tinggi pula nilai pasar harganya.
Terkadang, di banyak kejadian, jika nilai kesepakatan transaksi jual belinya dibawah appraisal sebenarnya, umumnya pembeli menyukai nilai appraisal yang tinggi dari sebuah rumah. Alasannya, karena nilai pembiayaan KPR yang diberikan oleh perbankan bisa meng-cover (menanggung) seluruh nilai pembayaran transaksi tanpa harus mengeluarkan uang muka pembelian.

Saturday, 12 May 2012

BII KPR Bebas Bunga

PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) meluncurkan fasilitas baru kredit pemilikan rumah (KPR) bernama "BII KPR Bebas Bunga". Fasilitas kredit ini dapat menjadi solusi pembiayaan alternatif bagi nasabah dalam mengakses produk KPR.
Direktur PT. Bank Internasional Indonesia Tbk (BII), Stephen Listyo mengatakan, inovasi kredit bebas bunga ini merupakan wujud komitemen bank dalam pelayanan produk di bidang KPR. Ia berharap, produk ini dapat menjadi solusi pembiayaan alternatif bagi nasabah dalam mengakses produk KPR secara lebih efektif dan efisien.
"Serta dapat memberikan nilai tambah berupa manfaat yang lebih optimal bagi nasabah," katanya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com di Jakarta, Jumat (11/5/2012).

Tuesday, 8 May 2012

Mulai 15 Juni 2012, DP KPR 30%

Berdasarkan survei pada 2006, BI menemukan semakin besar tipe rumah maka ketergantungan kepada kredit semakin kecil. Tiga faktor yang paling mempengaruhi masyarakat dalam mengajukan kredit properti adalah tingkat suku bunga yang mempengaruhi jumlah angsuran kemudian pendapatan masyarakat dan yang ketiga adalah besarnya uang muka," kata Yunita, Peneliti Eksekutif Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan Bank Indonesia.
Terkait ketentuan Surat Edaran Bank Indonesia No.14/10/DPNP tanggal 15 Maret 2012 tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan Pemberian Kredit Pemilikan Rumah dan Kredit Kendaraan Bermotor yang mewajibkan dp 30% untuk KPR, Yunita mengatakan hal itu bertujuan untuk memberikan hal positif baik kepada bank maupun masyarakat.

KPR 20 Tahun, Whay Not..??

Setelah skema baru rumah subsidi digulirkan, baik perbankan maupun pengembang mengaku mengalami kesulitan dalam realisasinya. Perbankan mendapat kesulitan dalam menyalurkan pembiayaan untuk kredit pemilikan rumah (KPR) dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) karena pasokan rumah dengan skema FLPP terbatas. Sementara itu, pengembang mengaku syarat baru KPR FLPP cukup memberatkan untuk realisasi. Syarat memberatkan tersebut adalah pembangunan rumah dengan tipe minimal 36 meter persegi dengan harga jual Rp 70 juta.
Karena ingin tetap bergelut dalam bisnis perumahan, beberapa bank tidak kehabisan ide dengan menggulirkan variasi KPR nonsubsidi. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), contohnya, mengeluarkan KPR berbunga tetap 7,49 persen fixed dua tahun, kemudian sesudahnya menggunakan suku bunga komersial hingga tenor kredit 25 tahun. Variasi ini untuk nilai kredit di atas Rp 250 juta.

Monday, 26 March 2012

Loan To Value (LTV) : KPR type diatas 70 m2, DP minimal 30%

Dalam rangka meningkatkan kehati-hatian Bank dalam pemberian KPR dan KKB serta untuk memperkuat ketahanan sektor keuangan, Bank Indonesia mengatur besaran Loan To Value (LTV) untuk Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dan Down Payment (DP) untuk Kredit Kendaraan Bermotor (KKB). Ketentuan ini tertuang dalam Surat Edaran Bank Indonesia No.14/10/DPNP tanggal 15 Maret 2012 tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan Pemberian Kredit Pemilikan Rumah dan Kredit Kendaraan Bermotor.

Saturday, 25 February 2012

Perbedaan skema subsidi perumahan antara FLPP lama (2011) dan baru (2012)

Alhamdulillah, kesepakatan antara Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) dengan empat bank BUMN sebagai penyalur KPR bersubsidi atau FLPP sudah tercapai. Kedua pihak sepakat dalam perjanjian kerjasama operasional (PKO) dengan skema porsi dana 50:50 dan suku bunga kredit 7,25%. Kendati demikian ada perbedaan komponen antara KPR FLPP tahun 2010-2011 dengan KPR FLPP tahun 2012. dimana letak perbedaannya? Simak berikut ini :

Tuesday, 24 January 2012

Persyaratan FLPP Memberatkan?

Sejumlah kalangan mengecam keras kebijakan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) karena pengembang skala kecil maupun masyarakat bawah dinilai tak mendapatkan keuntungan hingga dicabutnya mekanisme itu untuk rumah di bawah tipe 36 meter persegi.
FLPP dianggap memiliki persyaratan yang memberatkan sehingga akad kredit tak pernah tercapai antara konsumen dengan sektor perbankan. Hal itu membuat bisnis para pengembang tak berjalan dengan baik.
Pengamat properti Tumiyo mengatakan Kementerian Perumahan Rakyat harus kembali meninjau FLPP sebagai mekanisme untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dia mengungkapkan justru kelompok masyarakat tersebut sulit memperoleh bantuan.

Kemenpera Kurangi Plafond Dana FLPP di Bank

Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) akan mengurangi plafon dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang ditempatkan di perbankan. Dengan demikian pihak perbankan akan lebih berperan dalam program penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
"Sejak FLPP dijalankan, dana yang ditempatkan pemerintah di bank lebih dari 60 persen. Ini karena kita masih menarik minat bank untuk bekerja sama dengan Kemenpera. Alhamdulillah, makin banyak saja bank maupun BPD/BPR yang mau ikut berpartisipasi dalam program ini," ungkap Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz dalam keterangan persnya, Senin (22/1). Kedepan ppafon dan FLPP 50 persen saja.

Sunday, 22 January 2012

Tips Mengandalkan Kredit Bank Dalam Berinvestasi Properti

Investasi di properti memberikan peluang bagi seorang properti investor untuk berinvestasi meski tidak memiliki dana. Dengan memanfaatkan fasilitas kredit bank, seorang investor sudah bisa memiliki properti sebagai investasi. Pihak bank pun memiliki perhatian lebih pada kredit jenis ini, disebabkan tingkat safety yang tinggi dan minim risiko, juga karena nilai properti yang selalu naik dari waktu ke waktu. Yang jadi persoalan, bagi kita yang berminat investasi properti adalah apakah pihak bank mau mengucurkan kreditnya ke kita? Trus, kalau kita berinvestasi properti dengan mengandalkan kredit bank, apa masih menguntungkan? Nah, bagaimana teknik dan triknya agar kita bisa mendapatkan kucuran kredit dari bank dan tetap diuntungkan dengan kredit tsb? Berikut tips dari James Property :

Saturday, 21 January 2012

Agar Booking Fee Anda Tidak Hangus

Kali ini kami akan memberikan tips bagaimana agar booking fee Anda dalam membeli unit rumah atau apartemen tidak hangus. Bagaimana caranya agar booking fee tidak hangus? Sebelumnya, perlu Anda tahu bahwa saat berniat membeli unit rumah atau apartemen, dalam aturan umum developer, setiap calon pembeli diharuskan membayar booking fee sebagai bukti keseriusannya untuk membeli rumah. Dengan membayar booking fee atau dalam istilah lain “Uang Tanda Jadi”, si calon pembeli berhak untuk memilih kavling dan developer berkewajiban memblokir kavling tersebut dari penawaran pihak lain. Dengan memblokir kavling dari penawaran pihak lain, maka pihak developer dirugikan jika nantinya calon pembeli membatalkan pembeliannya, sebagai konsekwensinya, booking fee tersebut hangus dan menjadi hak developer. Bagi calon pembeli, terutama yang berniat membeli dengan menggunakan kredit bank atau KPR, hal ini penting untuk diperhatikan. Bagaimana jika ternyata nantinya pengajuan KPR tidak diterima atau tidak sesuai dengan yang diharapkan. Misalkan rencana mengajukan KPR senilai Rp. 500 juta, ternyata pihak pemberi KPR atau bank hanya menyetujui senilai Rp.300 juta. Berarti masih ada kekurangan sebesar Rp.200 juta yang mesti disiapkan untuk melunasi harga rumah. Membatalkan pembelian dengan risiko booking fee hangus ataukah menambahkan dana sebesar Rp.200 juta. Bagaimana jika dana sebesar Rp.200 juta tersebut belum siap? Nah, jalan terbaik sebelum Anda memutuskan untuk membayar booking fee adalah dengan menjelaskan secara jujur kondisi Anda kepada pihak developer. Jangan sampai booking fee Anda nantinya hangus hanya gara-gara Anda tidak jujur. Tentang apa saja yang mesti dijelaskan dengan jujur? Simak berikut ini :

Thursday, 19 January 2012

Bank BTN Dipanggil DPR

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi XI siap memanggil PT Bank Tabungan Negara Tbk karena enggan memberikan bunga kredit untuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Pasalnya, permintaan pemerintah agar BTN memberikan bunga FLPP di 5-6% enggan ditanggapi. "BTN akan dipanggil menghadap Komisi XI. Selama ini BTN-kan memonopoli pasar perumahan rakyat kenapa kali ini permintaan pemerintah enggan dilaksanakan," kata Anggota Komisi XI Arif Budimanta di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/1/2012).
Dikatakan Arif, sudah seharusnya monopoli ini diakhiri. Hal ini dikarenakan BTN tidak menguntungkan rakyat. "Pemegang saham BTN kan pemerintah, kenapa BTN tidak ingin mengikuti pemerintah. Ini harus ditanyakan," kata Arif.

Friday, 6 January 2012

Kredit Rumah (KPR) Seken? Kenapa Tidak..!

Meski pasarnya belum terlalu besar, pembiayaan rumah seken (bekas) selalu tumbuh setiap tahun. Kontribusinya terhadap KPR berada di kisaran 20% hingga 30%. Terlebih, harga rumah baru kini kian tak masuk akal. Di BNI porsi pembiayaan rumah bekas alias seken sebesar 30% atau Rp 5,1 triliun dari total KPR senilai Rp 17 triliun pada akhir 2011. "Perseroan fokus menggarap rumah baru. Permintaan KPR rumahsecond tetap ada, terutama untuk rumah-rumah di lokasi strategis," katanya, pekan lalu. Bank Mutiara juga terus mengoptimalkan KPR rumah seken. Dari target KPR sebesar Rp 700 miliar pada tahun 2012, manajemen mengalokasikan Rp 100 miliar untuk KPR rumah bekas. "Kami menggandeng 50 broker properti. Bisnis ini terus tumbuh karena permintaannya tidak pernah sepi," kata Candra Utama, Executive Vice President Bank Mutiara. Tambahan saja, KPR merupakan salah satu andalan Bank Mutiara. Segmen ini ditargetkan menyumbang 32% dari total target ekspansi kredit tahun ini senilai Rp 2,2 triliun.

Bunga KPR rumah seken berbeda

Thursday, 22 December 2011

5 Faktor Penyebab KPR Ditolak Bank

Dalam membeli rumah, sebagian orang lebih memilih KPR daripada membayar cash karena dianggap menguntungkan. Lumayan, daripada dibayarkan buat beli rumah cash mending dananya dialihkan untuk menambah modal usaha atau investasi yang lain. KPR memang menguntungkan, but tidak selamanya. Kenapa? Karena suku bunga Bank itu fluktuatif, kadang naik dan kadang turun. Jadi harus bagaimana? Oke, pelajari dulu (klik) "Lebih Untung Mana, Beli Cash atau KPR". Bila Anda memutuskan untuk mengajukan KPR, jangan sampai pengajuan KPR Anda ditolak bank. Ditolak..?? Kok bisa.?? Ya bisa lah.. Wong yang menentukan itu pihak bank kok. Seringkali orang yang awam tentang KPR mengira dia tidak bisa mengajukan KPR karena kesalahan developer, padahal setidaknya ada 5 faktor yang bisa menyebabkan KPR Anda ditolak pihak bank. Apa saja 5 faktor penyebab KPR ditolak tersebut? Berikut kami uraikan satu-persatu :

Friday, 11 November 2011

Lebih Jauh Tentang FLPP

Type Rumah Sejahtera
Tulisan saya sebelumnya tentang Fasilitas Likuidasi Pembiayaan Perumahan (FLPP) menyisakan tanya, apakah yang belum atau tidak mempunyai NPWP boleh mendapatkan FLPP, rumah apa saja yang bisa diajukan untuk mendapatkan FLPP, apakah FLPP bisa digunakan bersamaan dengan program bantuan (subsidi) rumah lainnya. Baiklah, kali ini mari kita bahas lebih jauh tentang FLPP dengan menjawab pertanyaan diatas satu persatu.

Thursday, 10 November 2011

Biaya Apa Saja yang Mesti Disiapkan Sebelum Membeli Rumah?

Pada tulisan saya sebelumnya, ada yang menanyakan biaya apa saja yang mesti disiapkan sebelum membeli rumah. Oke, yang jelas membeli rumah secara kredit (KPR) memerlukan biaya DP. Pihak perbankan tidak mau 100% membiayai kredit rumah, kecuali untuk kalangan tertentu (misal Bank BPD untuk PNS). Selain biaya untuk DP (Uang Muka) pembelian rumah, masih ada beberapa post pengeluaran lagi yang mesti Anda siapkan. Karenanya, sebelum membeli rumah, bukan hanya dana untuk DP yang perlu Anda siapkan, beberapa pengeluaran lain pun mesti Anda anggarkan. Dari itu sebaiknya Anda memilih kredit yang uang mukanya rendah, agar total dana yang Anda siapkan benar-benar mencukupi untuk membeli sebuah rumah. Agar tidak terkejut, pelajari terlebih dahulu bagaimana tips dan trik membeli rumah di blog ini. Bahkan kalau mau lebih lengkap silakan Anda klik disini, selain mendapatkan tips dan trik, Anda juga akan diajarkan bagaimana membeli rumah dengan dana orang lain (tanpa modal). Bukan hanya membeli satu rumah, tapi beternak rumah (tentunya kalau Anda benar-benar berminat berinvestasi dengan membeli banyak rumah tanpa keluar banyak duit).
Oke, bagi Anda yang masih penasaran dengan biaya apa saja yang perlu disiapkan sebelum membeli rumah, simak berikut ini :

Wednesday, 9 November 2011

FLPP (Fasilitas Pembiayaan Perumahan); Program Subsidi Perumahan Terbaru.

FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan)
Bila dahulu masyarakat mengenal istilah Subsidi Peumahan, maka semenjak tahun 2010 subsidi tersebut sudah tidak ada lagi. Oleh Pemerintah, FLPP dikembangkan sebagai penggantinya. FLPP atau Fasilitas Pembiayaan Perumahan adalah dukungan pembiayaan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Menengah Bawah (MBM) dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang pengelolaannya dilaksanakan oleh Badan Layanan Umum Pusat Pembiayaan Perumahan Kementerian Perumahan Rakyat (BLU-Kemenpera) melalui lembaga perbankan. Berbeda dengan skim subsidi perumahan sebelumnya yang dananya berasal dari pos belanja yang bersifat habis pakai, pada FLPP dana yang bersumber dari APBN tersebut masuk dalam pos pembiayaan, sehingga sifatnya bergulir (kebalikan dari habis pakai). Dengan adanya dana FLPP bergandeng dengan dana perbankan maka tingkat bunga/marjin KPR (Kredit Pembiayaan Rumah) bisa diturunkan. But, tidak semua orang berhak mendapatkan FLPP. Siapa saja yang boleh mendapat FLPP, bagaimana caranya, apa saja persyaratannya? Selengkapnya, ikuti artikel ini.

Mau berlangganan artikel kami? Daftarkan email Anda

Delivered by FeedBurner

Green Paradise, Hunian Nyaman di Kota Idaman Banjarbaru. Lokasi paling dekat dengan pusat kota Banjarbaru. Desain Mewah, Elegan dan Berkelas. Bangunan Halus, Rapi dan Berkualitas. Informasi : (Call) 0853 48 262626, 0511 731 2626 atau (SMS) 0811 508 626. Green Paradise, Hunian Nyaman di Kota Idaman Banjarbaru. Lokasi paling dekat dengan pusat kota Banjarbaru. Desain Mewah, Elegan dan Berkelas. Bangunan Halus, Rapi dan Berkualitas. Informasi : (Call) 0853 48 262626, 0511 731 2626 atau (SMS) 0811 508 626. Green Paradise, Hunian Nyaman di Kota Idaman Banjarbaru. Lokasi paling dekat dengan pusat kota Banjarbaru. Desain Mewah, Elegan dan Berkelas. Bangunan Halus, Rapi dan Berkualitas. Informasi : (Call) 0853 48 262626, 0511 731 2626 atau (SMS) 0811 508 626